Medan, Matawaktu.co.id – Akhir September 2020 lalu Fachri sempat dilarikan ke RS Umum Daerah Aceh Singkil. Hasil diagnosa RS setempat menyatakan bahwa dirinya terkena sakit Asam lambung. Setelah 3 hari dirawat inap ia pun diperbolehkan dokter pulang ke rumah.
Selang 8 jam Fachri di rumah, ia harus dilarikan kembali Ke RS setempat karena mengalami sesak. Dari hasil pemeriksaan, dokter menyatakan bahwa jantungnya mengalami pembengkakan.
Dikarenakan alat-alat RS setempat tidak memadai Fachri harus di rujuk ke RS Mitra Sejati. Hasil diagnosa dari RS tersebut menyatakan bahwa Fachri mengalami Gagal Ginjal Kronis Stadium Akhir, dan mengharuskan cuci darah.
Saat ini Fachri hanya bergantung pada orang tuanya yang mengurus serta membiayai segala kebutuhan pengobatan nya. Sebelum divonis Gagal Ginjal ia bekerja sebagai Karyawan Toko Alat-Alat Motor dan Kendaraan. Karena kondisi kesehatannya yang semakin hari semakin melemah. Fachri tidak dapat kembali bekerja.
#SahabatDAQU saat ini Fachri sangat membutuhkan uluran tangan dari kita semua, mari sama-sama kita bantu Fachri untuk bisa sehat kembali dengan memberikan sedekah terbaikmu untuk biaya pengobatan Fahri.(Zulkifli)