Tegal, Matawaktu.co.id – H Jama’an Nurchotib Mansur atau yang lebih dikenal Ustadz Yusuf Mansur Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Qur’an mendapatkan Tulisan dari Santri Alumni Pesantren Takhassus Tegal Fathiya Hanifa.
Tulisan itu Tentang AYAH yang Viral sampai 5.227 Kali Tayang, di Intragram @Pesantrendaqu_malang. Dengan Pengikut 1,241 @Fathanifaa Menuliskan tentang Ayah Sebagai Berikut :
Ayahku… tidak seperti yang kalian sangkahkan
“Ceramahnya Kok Maksa Sedekah Sih ?, “Uang Sedekah Kemana larinya ?, “Eh, Kiyaimu itu lagi kesandung kasus, ya ?
Bismillah…. Setelah beberapa bulan ke belakang ini kami diam, berhubung pertanyaan yang sama selalu hadir terlebih semenjak kami libur dan pulang kerumah masing-masing.
Sakit Bagi kami saat mendengarnya, Padahal yang sebenarnya terjadi begitu jauh berbeda dari apa yang diberitakan. Dan sekeras apa pun kami membela, seseorang yang dalam hatinya telah timbul rasa benci, maka akan begitu sulit untuk percaya. Akan sulit juga bagi kami untuk membeberkan kebenaran yang ada.
Yaa Rabb andaikan mereka paham apa yang sebenarnya terjadi, maka mereka akan berfikir seribu kali untuk mengkritik Murabbi Kami.
4 tahun di didik dan difasilitasi Beasiswa Daarul Qur’an Takhassus, Saya sampaikan banyak rasa syukur. Bersama ratusan santri bahkan ribuan alumninya, Alhamdulillah selama itu pula tidak ada sepesen pun uang yang kami keluarkan untuk biaya apapun. Baik Sandang, Pangan atau bahkan buku penunjang. Jika masih bertanyak kemana penyaluran sedekah yang mereka maksud, jawabannya bisa jadi pada beras dan sayur yang masuk kedalam perut kami menjadi santapan Santri penghafal Al-Quran.
Pada Listrik yang menerangi Murajaah malam kami, pada air minum untuk penghilang dahaga saat Tilawah kami. Juga pada tembok kokoh tempat ratusan santri bernaung, dan di tahun ke 4 ini, qodarullah saya ditugaskan mengabdi dibagian Administrasi Pesantren, sedikitnya saya paham kemana dan pada siapa saja dana manfaat itu disalurkan, lalu dengan mudahnya beberapa oknum tetap bersikeras menyebarkan berita yang kiranya sangat mudah diterima dimasyarakat, menjadi Fitnah besar yang sulit di redam. Menyebarkan potongan Video yang membuat banyak pihak salah paham.
Mereka hanya membaca berita, tidak sedikitpun melihat betapa banyak santri yang telah dibiayai Daarul Qur’an ini. namun satu hal yang beliau katakan saat Acara Zoom meeting dalam pesan nasihat sebelum liburan kemarin.
Guru Kami ayahanda Yusuf Mansur Berkata :
“Nak Pas kalian pulang nanti dan kalian lihat berita tentang Ayah, jangan bela ayah di depan mereka, tapi bela ayah di hadapan Allah. Kalimatnya singkat, namun begitu membekas.
Ayah, tak perlu ku ceritakan baikmu di Dunia, namun diamku saat melihat kau diterjang ombak adalah sebuah kesalahan, Dan Tulisan saya di sini tidak bermaksud memaksa orang lain untuk meyakinkan itu.
Akan begitu sulit membuat semua orang percaya. Semata-mata tulisan ini hanya mengajak teman-teman untuk sama-sama lebih bijak menerima berita yang tersebar. Jika ucapan dan komentar yang keluar dari Lisan kita bukan hal baik, maka diamnya kita akan lebih baik dari pada bicaranya kita.
Jelas saya adalah Fakir ilmu, tidak banyak yang saya pahami mengenai beliau, Tapi yang bisa saya yakini Beliau manusia terpilih, dengan izin Allah juga melalui jasa beliau terlahir banyak Penghafal Al-Qur’an.
Semoga Allah mengampuni kita semua dan segera menyelamatkanmu dari badai besar ini Ayah, Pulau terindah sedang menantimu untuk berlabuh. (Sumber Tulisan @fathanifaa)