Aceh Tamiang, Matawaktu.co.id – Kasatgas PRRP Tito Karnavian Serahkan Bantuan 1.455 ekor sapi Presiden Prabowo Kepada Korban Bencana Aceh untuk menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan Jumat, 13 Februari 2026.
Penyerahan sapi dilakukan bersamaan penyerahan bantuan perbaikan rumah tinggal warga yang rusak ringan maupun rusak sedang. Selain Aceh Tamiang dan sekitarnya, penyerahan ini juga dilakukan di beberapa lokasi seperti, Aceh Tengah, Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Lhoukseumawe, Nagan Raya, Bener Meriah, Subulussalam, Gayu Lues, Aceh Singkil, Aceh Timur, Tapanuli Selatan, Deli Serdang, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Agam, Pasaman Barat, Kota Padang, Pasaman, Padang Panjang, Kota Pariaman, Padang Paraman, dan Solok.
Pada sambutannya Mendagri Tito Karnavian menyampaikan total huntara yang diresmikan secara serempak sebanyak 1.300 unit.
Pembangunan huntara ini merupakan upaya strategis pemerintah dalam mempercepat pemindahan pengungsi bencana ke hunian yang lebih layak sembari menanti penyelesaian pembangunan hunian tetap (huntap). Pemerintah pada dasarnya tidak ingin pengungsi tinggal terlalu lama di tenda pengungsian. Oleh karena itu, pembangunan huntara terus dikebut di tiga provinsi terdampak bencana Sumatera.
Saya juga menyusuri area huntara untuk meninjau kelayakan serta kelengkapan sarana dan prasarana bagi para pengungsi, serta menyempatkan diri berbincang dengan sejumlah pengungsi.
Seluruh fasilitas kesehatan terdampak di tiga provinsi dilaporkan tetap berfungsi. Di Aceh, dua Puskesmas yang rusak berat tetap memberikan pelayanan di luar gedung. Sementara itu, ribuan fasilitas pendidikan terdampak di ketiga provinsi terus didorong agar segera kembali beroperasi normal.
Pada sektor infrastruktur, tercatat pemulihan ketenagalistrikan dan telekomunikasi menunjukkan capaian positif. Sumbar telah mencapai pemulihan listrik dan jaringan internet 100 persen. Sementara Aceh dan Sumut hampir sepenuhnya pulih dengan sisa pelanggan dan Base Transceiver Station (BTS) yang masih dalam penanganan.
Saya juga menekankan pentingnya pemulihan ekonomi lokal. Aktivasi pasar rakyat terdampak bencana di ketiga provinsi telah berjalan secara fungsional, sehingga roda perekonomian masyarakat dapat kembali bergerak. Selain itu, lebih dari dua ribu rumah ibadah di Aceh, Sumut, dan Sumbar telah kembali difungsikan.
Dalam penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH), saya mengingatkan pentingnya percepatan pembukaan rekening dan penyaluran dana kepada masyarakat. Hingga saat ini, realisasi penyaluran DTH di tiga provinsi telah mencapai hampir 50 persen, dengan capaian tertinggi di Sumatera Barat.
Saya sebagai Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Wilayah Sumatera, memaparkan berbagai progres pemulihan pascabencana yang dinilai berjalan signifikan.
Berbagai upaya penanganan terus dilakukan salah satunya dengan mengerahkan banyak alat berat. Selain itu, personel dari lintas kementerian dan lembaga, termasuk mahasiswa dan taruna sekolah kedinasan juga dilibatkan di lapangan.(Zulkifli)