Medan, Matawaktu.co.id – Kinerja Kepala kepolisian daerah Sumatera Utara dibawah kepemimpinan Irjend Pol Whisnu Hermawan Februanto perlu dievaluasi. Pasalnya, Hanya karena membuat berita yang berisikan tentang kritikkan, Bid Humas Poldasu langsung mengeluarkan wartawan dari Group. Parahnya lagi, Si Oknum tidak akan diturutsertakan dalam kegiatan – kegiatan yang ada di markas kepolisian daerah Sumatera Utara.
“Wah gak bisa begitu, itu namanya tidak fair. Kecuali si wartawan itu tidak ada medianya alias gadungan baru bisa digitukan,” ucap Ermanto salah seorang pengamat kinerja kepolisian kepada wartawan, Kamis (12/03/2026) terkait hal tersebut.
Sementara itu, Roni, Salah seorang wartawan yang namanya dicoret dari group wartawan unit Poldasu mengatakan, Dia pernah membuat berita miring tentang kinerja salah satu direktorat yang ada di Poldasu. Karena itulah namanya dicoret.
“Ya Bang, Saya pernah membuat berita miring tentang kinerja Dit Resnarkoba Poldasu, Lalu saya dikeluarkan dari Group. Bahkan pertemuan dan buka puasa bersama dengan kapoldasu juga nama saya dihapus. Padahal media dan surat tugas saya lengkap,” ucap Roni heran. (M Paulina)

