Humbang Hasundutan, Matawaktu – Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara, menyebabkan musibah tanah longsor di Desa Huangong Kec.Pakat Kab, Humbang Hasundutan Selasa (21/11/23)
Akibat kejadian Itu dua Rumah Warga Tertimbun Tanah longsor dengan ketinggian ± 5meter, Panjang ± 10 Meter hingga menutup seluruh badan jalan dan menutup akses jalan menuju Pakkat-Parlilitan.
Kapolres Humbahas AKBP Hary Ardianto SH SIK MH yang mendapat laporan adanya kejadian tersebut langsung menerjunkan personil nya, Kapolres humbahas turun langsung dalam pelaksanaan evakuasi korban bencana alam beserta anggota polres dan polsek, TNI, BPBD, dinas kesehatan, dan Masyarakat.
Kapolres juga melakukan koordinasi dengan pihak BPBD Pemkab Humbang Hasundutan, Untuk mengambil langkah langkah mengatasi longsor itu karena tanah di lokasi sangat labil, kalau hujan terus menerus datang, bisa kembali menimbulkan longsor di kawasan padat penduduk tersebut.
Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Hary Ardianto SH SIK MH mengatakan Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah yang diderita korban bencana alam tanah longsor tersebut dan menghimbau agar masyarakat terus berhati-hati mengingat potensi terjadinya tanah longsor sangat tinggi, karena hujan yang masih terus mengguyur Kabupaten Humbang Hasundutan dan sekitarnya.
Kapolres Humbang Hasundutan Akbp Hary Ardianto SH SIK MH menambahkan lagi “Kita saling bahu membahu dalam menolong sesama yang tertimpa bencana alam dan Selama musim hujan ini potensi terjadinya tanah longsor, serta kepada warga masyarakat yang bermukim di kawasan itu tetap waspada dan berhati-hati” ujarnya.
Setelah melakukan identifikasi lapangan, melakukan pembersihan material longsor pada Rabu (21/11/23) pagi bersama pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Humbang Hasundutan, TNI, Kepolisian,Dinas Kesehatan serta masyarakat yang di bawah pengendali Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Hary Ardianto SH SIK MH melakukan pembersihan material tanah longsor Dengan Menggunakan Alat berat dari Pemkab Humbang Hasundutan agar akses jalan setapak bisa dilalui warga sekitar.
Dilansir dari informasi Masyarakat di sekitar lokasi kejadian, musibah tanah longsor tersebut terjadi karena adanya pergerakan tanah sehingga memutuskan jalan setapak yang bisa berimbas ke rumah warga di bawahnya.
Dalam musibah Bencana Alam tanah longsor itu korban jiwa maupun luka, sudah di Evakuasi ke rumah sakit RSU Kabupaten Humbang Hasundutan, adapun korban jiwa sebanyak 8 orang diantara dari 2 Korban bencana Alam Tanah longsor tersebut Meninggal dunia.
Saat ini pencarian korban tanah longsor Sudah selesai Dan untuk saat ini Jalan Sudah dapat dilalui Kendaraan roda 2 maupun Roda 4, kita lakukan upaya perbaikan dan melakukan koordinasi dengan Dinas terkait,” ucap Kapolres.(Mami)

