Lombok, 01 Februari 2022 Matawaktu.co.id | Untuk kali pertama MotoGP akan melakukan Test Sirkuit Mandalika. 11-13 Februari 2022 Menjadi waktu Sirkuit Mandalika di Test oleh pembalap-pembala Dunia, Fabio Quartararu dari Team Monster Energi Yamaha MotoGP Sebagai Juara Dunia MotoGP tahun lalu akan menjajal sirkuit dengan panjang lintasan 4,3 km, 6 tikungan kiri, 11 tikungan kanan, Lebar 15 meter Dan Panjang Trak Lurus 507 meter.
Marc Marques juga akan menguji mesin RC213V di sirkuit Mandalika, yang sebelumnya akan di uji pada Sirkuit Sepang 5-6 Februari 2022, Team pabrikan lain juga akan menguji sirkuit Mandalika. Suzuki dengan GSX-RR, Ducati, KTM, dan Aprilia tidak ingin kehilangan momentum untuk dapat bersaing dengan pabrikan Yamaha yang berhasil mendapatkan Juara dan Runner up MotoGP 2021.
Dilansir dari laman Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Direktur Teknik dan Operasi MGPA Samsul Purba menuturkan, “Kami berupaya untuk mempercepat perbaikan serta melengkapi sarana prasarana yang ada di Sirkuit ini untuk memaksimalkan perhelatan balap akbar MotoGP di Pertamina Mandalika Circuit pada 18-20 Maret 2022, dan Mandalika MotoGP Official Test pada 11-13 Februari mendatang. Kami memastikan seluruh pekerjaan ini telah dilakukan dengan memperhatikan berbagai aspek teknis sehingga dapat memenuhi persyaratan standar yang diminta Dorna Sport maupun FIM.”

Selain perbaikan pada fasilitas penunjang di Sirkuit, ITDC Group juga tengah fokus mempersiapkan perekrutan dan pelatihan marshal. Persiapan rekrutmen marshal telah dimulai dengan proses pendaftaran pada hari Jumat (28/1) hingga Minggu (30/1). Proses ini dilakukan dengan mengundang para marshal yang sebelumnya telah berpengalaman pada event WSBK 2021 untuk kembali mengajukan diri dan berpartisipasi pada Mandalika MotoGP Official Test dan MotoGP 2022. Proses ini terus dilakukan dengan tetap berkoordinasi dan mendapatkan persetujuan dari Ikatan Motor Indonesia (IMI).
Event MotoGP di Mandalika diperkirakan akan membawa manfaat yang besar bagi Indonesia. Event MotoGP ini diperkirakan akan ditonton sebanyak 430 juta rumah tangga di seluruh dunia setiap kali ada balapan dan penonton langsung bisa mecapai 100.000 orang dan bisa menyerap sekitar 7.500 pekerja. Hal ini akan memberikan country branding yang kuat bagi Indonesia setelah sebelumnya sukses menggelar Asian Games dan Asian Para Games 2018. (Zulkifli)

