Medan, Matawaktu.co.id – Kelompok Pemuda Millennial bagikan minyak goreng gratis kepada emak – emak yang merupakan warga bantaran sungai deli di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun, Sumatera Utara, Jumat, (25/02/2022).
Pembagian minyak goreng gratis, disalurkan kepada warga kurang mampu di  bantaram sungai deli, dengan membagikan kupon. Hal itu dilakukan agar pembagian minyak goreng gratis tepat pada sasaran yaitu warga kurang mampu dan tidak terjadi rebutan.
Sebanyak 60 paket minyak goreng kemasan yang dibagikan kepada warga kurang mampu, merupakan hasil donasi dari berbagai orang yang diamanahkan kepada Kelompok Pemuda Millenial.
Pantauan dilapangan, terlihat emak-emak membawa kupon dan menukarkan kupan dengan minyak goreng dari panitia yang sudah membuka stand di bantaran sungai deli.
Warga bernama Nuraini menuturkan dirinya sangat senang atas bantuan minyak goreng yang disalurkan kelompok pemuda millenial.
” Kami merasa bersyukur mendapat bantuan seperti ini. Jaman sekarang susah minyak kan, belanja dikedaipun tidak ada”, cetusnya.

Pembagian Minyak Goreng oleh Kelompok Pemuda Milinial di bantaran Sungai Deli


Sehari – hari, Nuraini sebagai ibu rumah tangga sangat merasakan dampak dari kelangkaan minyak goreng yang terjadi belakangan ini.
” Susah mencari minyak goreng, pergipun ke swalayan, kosong minyaknya”, jelasnya.
Ia berharap kepemerintah agar stok dan harga minyak goreng kembali normal.
Salah satu Pemuda Millenial, Indra Adytya Pranata yang ikut membagikan minyak goreng gratis tersebut, mengatakan, pembagian minyak goreng secara gratis dilakukan setelah melihat kelangkaan minyak goreng yang terus terjadi dipasaran.
” Kita ingin menunjukan kepedulian kelompok pemuda millenial kepada warga yang membutuhkan. Dengan pembagian minyak goreng ini, semoga tidak ada panic buying atau kepanikan lagi ditengah-tengah masyarakat”, katanya.
Indra menyebutkan, pembagian minyak goreng sebanyak 60 paket tersebut dilakukan dengan sistem pembagian kupon.
” Sistem pembagian kupon agar tepat sasaran dan tidak terjadi rebutan”, bebernya.
Ia mengingatkan kepada warga yang mampu untuk tidak panik dan memborong minyak goreng secara berlebihan. 
” Belilah secukupnya saja atau bersedekahlah. Kepada pemerintah agar bisa mengawasi minyak goreng, agar tidak terjadi penimbunan kembali”, tutupnya.(Dodi Kurniawan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *