Matawaktu.co.id – Tim Abu Dhabi telah mengonfirmasi bahwa Shaun Torrente dan Rashed Al-Qemzi akan berlomba bersama Thani Al-Qamzi dalam tim tiga perahu di Grand Prix Sharjah pada 8-10 Desember.
Torrente adalah Juara Dunia F1H2O bertahan UIM dan melewatkan putaran terakhir di Sardinia karena skorsing satu balapan kartu kuning. Namun pembalap Florida itu kembali ke Khalid Lagoon kurang dari 12 bulan setelah meraih gelar juara dunia ketiga dengan cara yang dramatis, setelah pensiun dari balapan dan mengetahui bahwa dia menang dari pit ketika pembalap Tim Swedia Jonas Andersson terhenti di depan mata. bendera kotak-kotak.
Al-Qemzi akan berkompetisi di balapan F1H2O ketiganya musim ini. Dia menggantikan Thani Al-Qamzi untuk finis ketujuh di Grand Prix Tiongkok di Zhengzhou dan diklasifikasikan ke-10 di Sardinia. Tahun ini ia telah merebut gelar Kejuaraan Dunia F2 UIM keempat dengan kemenangan di Klaipeda dan San Nazarro serta posisi kedua di Peso da Regua. Dia mengakhiri musim F2-nya dengan kemenangan di Vila Velha de Ródão di Portugal pada akhir September.

Torrente mengalami banyak nasib buruk musim ini dan menempati posisi ketujuh di Kejuaraan Pembalap, menyusul posisi kesembilan di Indonesia, kedua di Tiongkok, dan didiskualifikasi di Prancis.
Setelah menyapu bersih keempat trofi pada tahun 2022, Tim Abu Dhabi sedang berjuang untuk menambah trofi apa pun ke kabinet tahun ini. Torrente masih memiliki peluang kecil untuk memenangkan Trofi Pole Position tetapi tim yang beroperasi di Abu Dhabi Marine Sports Club (ADMSC) akan membutuhkan penampilan dan hasil pembalap yang sensasional agar mereka dapat mempertahankan Kejuaraan Beregu.
Thani Al-Qamzi akan memulai balapan F1H2O yang ke-151 dalam karirnya di Sharjah dan berharap untuk mengamankan podium ke-45 dalam karirnya. Kemenangan terakhirnya terjadi di Olbia musim lalu dan veteran Uni Emirat Arab itu terlambat memenangkan balapan. Dia saat ini menempati posisi kelima di Kejuaraan Pembalap, menyusul finis serupa di Danau Toba, ketiga di Prancis, dan kedelapan di Sardinia baru-baru ini.(Emanuela Rota/mzr)

