Medan, Matawaktu – Sosialisasi Pemanfaatan Daun Kenikir Sebagai Antioksidan menjadi materi penyuluan Kepada Kelompok Forum Silaturahmi BKM Al-Hikmah Kecamatan Medan Tembung 22 Oktober 2023.
Dosen Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah melaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) kepada Forum Silaturahmi (FOSIL) Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) di Mesjid Al-Hikmah Jalan Letda Sujono Kecamatan Medan Tembung.
Tim PKM Program Studi Sarjana Farmasi UMN Al-Washliyah terdiri dari dosen dan mahasiswa yaitu dengan ketua ibu apt. Dra. D. Elysa Putri Mambang, M.Si., anggota ibu Yayuk Putri Rahayu, S.Si., M.Si., dan bapak apt. Haris Munandar Nasution, S.Farm., M.Si., serta mahasiswa dari Fakultas Farmasi program studi Farmasi yaitu Dhava Harun dan Nabila Hasim Hasibuan.
PKM yang dilaksanakan pada hari Ahad, 22 Oktober 2023 ini dihadiri oleh peserta Forum Silaturahmi (FOSIL) Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) di Mesjid Al-Hikmah Kecamatan Medan Tembung, dengan materi “Sosialisasi Pemanfaatan Daun Kenikir Sebagai Antioksidan” kepada Kelompok Forum Silaturahmi BKM Al-Hikmah Kecamatan Medan Tembung. Kegiatan ini merupakan kontribusi dosen Farmasi UMN Al-Washliyah dalam mengimplementasikan dan mengembangkan ilmu pengetahuan untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan kesehatan kepada masyarakat.
Melalui PKM ini, ibu Elysa menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah membuka wawasan dan pengetahuan tentang manfaat daun kenikir sebagai salah satu sumber antioksidan yang dapat mencegah berbagai penyakit kepada peserta FOSIL BKM Mesjid Al-Hikmah Kecamatan Medan Tembung. Tim pengabdian memberikan penyuluhan pengetahuan tentang bahayanya penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas. Ibu Elysa menyampaikan bahwa radikal bebas dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti kanker, penyempitan pembuluh darah, dan sebagainya.
Pada kesempatan ini ibu Elysa juga menambahkan bahwa beberapa tanaman memiliki khasiat untuk kesehatan dan dapat mengobati penyakit. Salah satunya adalah tanaman kenikir (Cosmos caudatus) yang merupakan tumbuhan yang banyak terdapat di Indonesia. Daun kenikir diketahui mengandung beragam nutrisi, seperti karbohidrat, protein, serat, vitamin B, dan vitamin C, juga kaya akan kandungan mineral, seperti kalium, fosfor, kalsium, magnesium, zat besi, seng, tembaga, dan natrium. Selain itu juga mengandung senyawa aktif quercetin, asam fenolat, flavonoid, dan asam klorogenat. Semua senyawa tersebut memiliki sifat sebagai antioksidan dan antiradang. Selama ini kenikir hanya dimanfaatkan sebagai sayuran atau lalapan, padahal daun kenikir mempunyai kandungan kimia yang memiliki sifat sebagai antioksidan, antibakteri, dan dapat digunakan sebagai obat. Senyawa fenolik merupakan salah satu senyawa yang terdapat di dalam daun kenikir yang mempunyai sifat sebagai antioksidan. Antioksidan merupakan senyawa yang berpotensi untuk melawan oksidan berbahaya yang dapat merusak sel tubuh. Selain itu daun kenikir juga diketahui memiliki manfaat sebagai: 1. Mencegah dan mengobati diabetes tipe-2; 2. Menurunkan tekanan darah; 3. Mencegah osteoporosis; 4. Mencegah pertumbuhan sel kanker; 5. Melancarkan pencernaan; dan 6. Menjaga kesehatan jantung, demikian pemaparan yang disampaikan oleh ibu Elysa.
Manfaat yang diperoleh dari penyuluhan pengabdian ini adalah: 1. Meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang tanaman berkhasiat yaitu daun kenikir; 2. Meningkatnya motivasi masyarakat untuk mengonsumsi tanaman berkhasiat untuk kesehatan; 3. Meningkatnya kesehatan masyarakat melalui tanaman berkhasiat yaitu daun kenikir; 4. Menurunkan jumlah penderita penyakit yang diakibatkan oleh radikal bebas dengan mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan tinggi seperti daun kenikir.
Kedepannya ibu Elysa berharap bisa menjalin kerjasama antara FOSIL BKM Mesjid Al-Hikmah Kecamatan Medan Tembung dengan Fakultas Farmasi UMN Al-Washliyah untuk menjadikan para peserta dapat berkolaborasi dengan dosen dan mahasiswa Fakultas Farmasi agar dapat menjadikan kenikir menjadi tanaman berkhasiat yang dapat diolah menjadi produk makanan yang memiliki nilai jual ekonomi sehingga dapat dijadikan wirausaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar.
Dalam acara pelaksanaan Pengabdian Masyarakat ini dihadiri oleh Pengurus Forum Silaturahmi BKM Mesjid Al-Hikmah Kecamatan Medan Tembung, kelompok pengajian ibu-ibu masjid Al-Hikmah, dan remaja mesjid Al-Hikmah. Dalam sambutan ketua FOSIL Kecamatan Medan Tembung menyambut sangat baik pelaksanaan pengabdian ini khususnya bidang kesehatan tentang pemanfaatan daun kenikir yang sudah dikenal oleh masyarakat luas untuk meningkatkan pengetahuan, kesehatan, dan jiwa wirausaha masyarakat di kecamatan Medan Tembung. Ketua FOSIL berharap agar kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat dilaksanakan lagi di tempat ini pada periode-periode selanjutnya.
Sebagai penutup, ketua pelaksana pengabdian ibu Elysa dan tim pengabdian mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu sehingga acara pengabdian masyarakat berjalan dengan lancar. Ucapan terima kasih khusus kepada bapak ketua BKM Masjid Al-Hikmah, bapak ketua FOSIL BKM Kecamatan Medan Tembung atas dukungan moral dan spiritual sehingga acara pengabdian ini dapat terselenggara dengan baik, dan semoga dapat berkelanjutan ke depannya. (D. Elysa Putri Mambang, Yayuk Putri Rahayu, Haris Munandar Nasution, Dhava Harun, dan Nabila Hasim Hasibuan).