Medan, Matawaktu.co.id – Sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar, Indonesia sangat berpotensi untuk menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia.

Hal ini tercermin dari posisi Indonesia di tahun 2020 yang berada pada peringkat kedua di dunia pada Islamic Finance Development Indicator (IFDI) indeks, yakni indeks untuk mengukur perkembangan industri keuangan syariah.

Bahkan sebelumnya pada tahun 2019, Global Islamic Finance Report (GIFR) memberikan nilai Islamic Finance Country Index (IFCI) Indonesia di peringkat pertama dalam hal pengembangan keuangan syariah.

Sasaran dari kegiatan penyuluhan ini adalah para siswa di SMK 3 Al-Washliyah Medan dan para guru baik yang mengajar ekonomi atau guru lain yang berada di SMK 3 Al-Washliyah binaan UMN Al-Washliyah. Penyampaian materi penyuluhan dilakukan dengan menggunakan metode ceramah yaitu salah satu metodologi pembelajaran dimana penyampaian informasi pembelajaran kepada peserta didik dilakukan dengan cara lisan.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya Lembaga Pendidikan sebagai garda terdepan dalam memahami implementasi perekonomian Syariah sebagai salah satu solusi peningkatan perekonomian bangsa.

Sehingga kedepan diharapkan seluruh siswa dan guru yang terlibat dapat memahami kontribusi ekonomi Syariah dengan pelaksanaan perbankkan Syariah didalamnya.(Dr. Hardi Mulyono, MAP, Muhammad Hilman Fikri, Fata Ibnu Hajar, S.Pd, M.Pd, Yanda Pratama dan Natasya).zulkifli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *