Medan, Matawaktu.co.id – Pada tahun 2025-2030 Indonesia mendapat bonus demografi, yakni suatu keadaan dengan jumlah penduduk produktif lebih besar daripada jumlah penduduk muda dan lanjut usia (lansia). Penduduk usia produktif yang tidak memiliki kesempatan kerja akan menjadi malapetaka bagi negara. Oleh sebab itu tantangan besar yang dihadapi adalah bagaimana mengupayakan agar sumberdaya manusia usia produktif yang berlimpah ini dapat ditransformasikan menjadi sumberdaya manusia yang memiliki kompetensi dan keterampilan melalui pendidikan agar tidak menjadi beban.
Untuk menjadikan dapat diterima perlu ditingkatkan pemahaman kewirausahaan sejak usia sekolah. Pendidikan kewirausahaan memiliki tujuan yaitu adalah membentuk manusia yang utuh, berkarakter, memiliki pemahaman serta keterampilan sebagai wirausahawan. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah salah satu jenjang pendidikan menengah dengan kekhususan mempersiapkan lulusannya untuk siap bekerja. Oleh karena itu SMK sangat perlu melakukan upaya yang mampu menumbuh kembangkan budaya meciptakan peluang dan memanfaatkan situasi secara kreatif. Hal ini dapat dilakukan dengan cara mendorong siswa untuk memanfaatkan kemampuan dan keterampilan mereka untuk mengembangkan usaha secara mandiri yaitu dengan berwirausaha.
Kegiatan ini bertujuan menambah motivasi, wawasan dan pemahaman mengenai kewirausahaan di sisi pemuda khsusus usia sekolah di SMK S 3 Al-Washliyah Medan, sebagai generasi penerus demi kemajuan dan kelangsungan tersebut kedepannya. Hal ini akan menjadikan pemahaman dan sebagai bahan informasi bagi guru dalam menerapkan aspek kewirausahaan dalam kagiatan sehari-hari di sekolah dan lingkungan SMK S 3 Al-Washliyah Medan. Selain itu para pemuda dituntut untuk disiplin dan komitmen dalam menjalankan wirausaha mereka yang konsisten setiap harinya sehingga peningkatan kualitas pemuda dapat tercapai.(Tim: Dr. Muhammad Hilman Fikri, MM, Munawarah, SE, ME.I, Saiful Bahri, S.Pd, M.Pd, Danang Yanuar Wibowo dan Taufik Gusnaldi).zulkifli
Tim: Dr. Muhammad Hilman Fikri, MM, Munawarah, SE, ME.I, Saiful Bahri, S.Pd, M.Pd, Danang Yanuar Wibowo dan Taufik Gusnaldi 