UIM-ABP Aquabike Endurance Grand Prix of Indonesia Balige, 13 - 15 August 2025 Photo: Simon Palfrader

Balige, Sumatera Utara, Matawaktu – Boanerges Ratag dinobatkan sebagai Juara Dunia Aquabike Endurance, menorehkan sejarah sebagai pemenang Indonesia pertama. Di usianya yang baru 16 tahun, ia juga menjadi pembalap termuda yang pernah meraih penghargaan tersebut, Jumat, 15 Agustus 2025.

Ratag memasuki hari terakhir balapan di Balige, Danau Toba, dengan keunggulan satu poin di klasemen keseluruhan atas rivalnya dari Portugal, Lino Araujo.

Pertarungan di Hari ke-3 tampaknya akan didominasi Ratag dan Araujo setelah pembalap Portugal itu memimpin lebih awal di Moto pertama hari itu. Namun, masalah mesin menggagalkan balapan yang seharusnya menjadi contoh bagi Araujo, yang akhirnya hanya menyelesaikan 12 putaran dan harus mundur lebih awal. Dengan pensiunnya Araujo yang membuatnya menyelesaikan balapan tanpa poin, tekanan pada Ratag pun berkurang.

Meskipun demikian, ia tetap berjuang keras sepanjang balapan untuk memastikan finis podium lagi, kali ini di posisi ketiga.
Di Moto 5, Ratag didahului oleh Jay Finlinson dari Amerika dengan kemenangan pertamanya, dan Kylie Ellmers di posisi kedua.
Setelah meraih podium di kelima Moto pertama, Ratag memasuki Moto terakhir dengan keunggulan 6 poin yang nyaman di klasemen keseluruhan. Dengan pensiunnya Araujo, Finlinson mampu memanfaatkannya untuk naik ke posisi kedua klasemen.

Balapan terakhir hari itu menjadi pertarungan sengit antar pembalap muda. Ratag yang berusia 16 tahun harus menghadapi tantangan Finlinson yang berusia 20 tahun.
Terlepas dari tekanan yang dihadapinya, Ratag menunjukkan mengapa ada begitu banyak antusiasme terhadap pembalap muda Indonesia ini, dengan menampilkan permainan tenang yang biasanya identik dengan pembalap yang usianya dua kali lipat darinya. Ia membuntuti Adrian Herias Fernandez hampir sepanjang balapan, yakin bahwa penantangnya, Finlinson, berada beberapa posisi di belakangnya.

Namun, pembalap Indonesia itu hanya memikirkan satu hal: kemenangan. Meskipun finis di posisi kedua akan menjamin gelar juaranya, Ratag berusaha keras untuk finis di posisi yang sangat strategis, menyalip Fernandez setelah 18 putaran untuk memimpin di Moto 6.
Finlinson memberikan perlawanan sengit, menyelesaikan balapan di posisi keempat, tetapi selisih poin terbukti terlalu jauh untuk dikejar oleh pembalap muda Amerika itu.

Boanerges Ratag pun mengukir sejarah Aquabike, menjadi Juara Dunia termuda di usia 16 tahun, sekaligus orang Indonesia pertama yang meraih gelar tersebut, yang disambut sorak sorai penonton Indonesia di Danau Toba.
Finlinson meraih posisi kedua yang sangat impresif dalam balapan Kejuaraan Dunia pertama dalam kariernya, dengan manajer tim sekaligus ayahnya, Bryan, yang berseri-seri bangga atas pencapaian gemilang putranya.
Podium diselesaikan oleh Anthony Radetic yang legendaris. Pebalap Amerika itu menunjukkan mengapa konsistensi adalah kunci, tidak hanya finis di posisi 3 teratas di Motos mana pun, tetapi juga berhasil mengamankan finis di 10 besar di setiap Motos, yang memberinya cukup poin untuk membawa pulang trofi perunggu.(MZR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *