PUTRI ASSYIFA BIKIN SMP NEGERI 1 SIBOLGA BERSINAR.

Sibolga, Matawaktu.co.id – Tidak hanya sekadar berprestasi, Putri Assyifa Ramadhani berhasil mencuri perhatian seluruh peserta dan juri dalam ajang kompetisi bahasa Inggris tingkat kota yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sibolga. Siswi kelas IX SMP Negeri 1 Sibolga itu meraih gelar juara 1 dalam dua lomba berturut-turut, di lokasi SD 081224 Sibolga, pada tanggal 21 dan 22 Januari 2026.

HARI PERTAMA: PIDATO TENTANG PENDIDIKAN BERBASIS INTERNET YANG MENYENTUH

Pada hari Rabu (21/01), suasana ruang aula SD 081224 menjadi semakin ramai dengan kedatangan peserta dari berbagai SMP se-Kota Sibolga untuk English Speech Contest, yang mengambil tema utama Education. Putri memilih judul pidatonya yang kuat dan relevan: “The Importance of Internet Education”.

Saat dia naik panggung dengan sikap tenang namun penuh semangat, seluruh mata tertuju padanya. Dia mengangkat isu tentang bagaimana internet telah mengubah wajah pendidikan di era modern – dari akses ke sumber belajar yang tak terbatas hingga kemudahan berkomunikasi dengan guru dan teman sebaya di mana saja. Tak hanya itu, Putri juga menyoroti pentingnya menggunakannya dengan bijak agar manfaatnya bisa dirasakan oleh semua kalangan.

Setiap kata yang keluar dari mulutnya terdengar jelas dan penuh makna. Gerakan tangannya yang tepat sasaran dan ekspresi wajah yang penuh keyakinan membuat audiens terpikat sepenuhnya. Ketika juri mengumumkan nama Putri sebagai juara pertama, suara tepuk tangan meriah menggema di seluruh ruangan.

“Saat mendengar nama NPP saya dipanggil, saya hampir tidak percaya bahwa saya berhasil memenangkan lombanya” cerita Putri dengan mata yang bersinar kegembiraan. “Saya memilih topik ini karena melihat banyak teman-teman yang masih belum tau tentang cara menghindari atau mengatasi bahaya yang ada di dunia maya. Semua jam-jam latihan bersama guru pembimbing akhirnya membuahkan hasil.”

HARI KEDUA: KISAH PAHLAWAN SIBOLGA YANG HIDUP KEMBALI

Tak beristirahat lama, pada hari Kamis (22/01) berikutnya, Putri kembali melangkah ke atas panggung untuk berlaga di ajang English Storytelling dengan tema khusus tentang Pahlawan di Sibolga. Kali ini, dia membawa kisah sosok legendaris dengan judul “The Heart of a Hero: Doctor Ferdinan Lumban Tobing”.

Dengan gaya bersajak yang penuh kreativitas dan rasa hormat, Putri menghidupkan perjalanan hidup Dokter Ferdinan Lumban Tobing – sosok yang dikenal telah memberikan kontribusi besar bagi kesehatan masyarakat pada masa perjuangan, menceritakan bagaimana perjalanan Dokter Ferdinan Lumban Tobing menjadi pahlawan yang luar biasa. Dari nada suara yang lembut saat menceritakan masa kecil sang pahlawan hingga nada yang penuh semangat saat mengisahkan perjuangannya, Putri berhasil membawa semua penonton merasakan setiap emosi dalam cerita.

Juri pun sepakat untuk memberikan juara 1 kembali padanya, menjadikannya peserta pertama yang meraih kemenangan ganda dalam sejarah kompetisi ini. “Kisah Dokter Ferdinan adalah inspirasi bagi saya,” ujar Putri. “Saya ingin semua orang tahu bahwa pahlawan tidak selalu yang berperang di medan tempur – ada juga yang berjuang dengan hati untuk kesejahteraan orang lain.”

DUKUNGAN YANG MEMBUAT SEMUA MUNGKIN

Kegiatan yang bertujuan meningkatkan kompetensi bahasa Inggris serta mencetak generasi muda yang cinta budaya dan peduli pendidikan ini mendapatkan apresiasi tinggi dari berbagai pihak.
“Saya berharap prestasi saya bisa menginspirasi teman-teman sebaya untuk suka belajar bahasa Inggris, peduli dengan pendidikan, dan bangga dengan pahlawan lokal kita,” tutupnya dengan senyum yang penuh semangat.(M Paulina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *