Medan, Matawaktu.co.id – Pemerintah Belanda secara resmi menyerahkan artefak jarahan kepada Pemerintah Mesir dalam sebuah upacara di Den Haag, Kamis 5 Februari 2026.
Patung tersebut menggambarkan seorang pejabat senior pada masa pemerintahan Firaun Thutmose III (1479–1425 SM) yang muncul di sebuah pameran seni pada tahun 2022 silam.
Setelah diselidiki oleh kepolisian Belanda, ditemukan bahwa barang tersebut diambil secara ilegal dari Luxor di Mesir. “Restitusi ini menegaskan rasa martabat bangsa Mesir.
Hal ini memberikan wewenang kepada Mesir untuk menceritakan sejarahnya sendiri,” kata Duta Besar Mesir untuk Belanda Emad M Hanna.(Zulkifli)

