Medan, 04 Desember 2021-Matawaktu.co.id | Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah melaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Sidomulyo, Biru-Biru, Deli Serdang, baru-baru ini.Kegiatan ini merupakan kontribusi UMN Al-Washliyah untuk mendorong pengembangan ilmu pengetahuan di Dunia Pendidikan agar lebih baik ke depannya.
Demikian Ketua Program Pengabdian Masyarakat UMN Al-Washliyah, Dr. Leni Handayani, SP, MSi didampingi Dosen Fakultas Farmasi, Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi selaku tim yang juga melakukan Pengabdian Masyarakat
Leni menjelaskan bahwa Fakultas Pertanian Program Studi Agribisnis Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah bermaksud mengadakan program pengabdian kepada masyarakat dalam menjawab permasalahan krisis petani muda di Indonesia. Pengabdian kepada masyarakat merupakan hal yang wajib dilaksanakan di samping kegiatan pengajaran dan penelitian. Salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dapat dilakukan adalah melalui kegiatan agro schooling. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah membuka wawasan anak-anak usia Sekolah dari tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas mengenal dunia pertanian lebih awal, sehingga muncul kecintaan mereka terhadap bidang pertanian. Di harapkan program early agro education akan menghasilkan kompetensi dasar yang dimiliki peserta didik yaitu pemahaman siswa tentang jenis-jenis tanaman, siswa memahami bagaimana tanaman bisa tumbuh, pemahaman akan proses perkecambahan. Luaran dari pengabdian masyarakat dengan program early agro education ini adalah Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah berkontribusi dengan bidang keilmuannya yaitu pertanian untuk mendukung program pemerintah yaitu sustainable agriculture atau pertanian yang berkelanjutan.
Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkenalkan pertanian kepada anak-anak Sekolah Dasar. Manfaat kegiatan ini adalah terbukanya wawasan para siswa tentang pertanian, sehingga muncul kecintaan mereka terhadap bidang pertanian, bahwa bidang pertanian adalah menyenangkan sehingga mereka muncul penghargaanya terhadap bidang pertanian dan muncul pula cita-cita untuk terjun di bidang Pertanian. Dalam jangka panjang juga merupakan promosi Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah untuk menjadi minat kuliah mereka
Minat peserta didik terhadap sektor pertanian perlu ditingkatkan melalui suatu metode pembelajaran aplikatif berbasis teknologi dibidang pertanian melalui praktek langsung. Agro schooling merupakan bentuk kegiatan untuk mengenalkan dunia pertanian pada siswa. Metode pelaksanaan agro shooling adalah dengan lebih banyak melakukan praktik secara langsung mulai dari pembibitan, pengolahan tanah, hingga menanam. Siswa diberikan tanggung jawab untuk merawat dan memelihara tanaman hingga tanaman tersebut mampu bertahan hidup
Program agro education diharapkan menjadi program unggulan dan menjadi kegiatan wajib di Sekolah. Kegiatan ini akan dimasukkan dalam kurikulum inti mata pelajaran siswa mulai dari kelas 1. Tahap awal kegiatan dimulai dengan diskusi bersama dengan pihak guru dan yayasan Ar-Ridha untuk perumusan kurikulum muatan lokal agro schooling. Perumusan kurikulum diawali dengan merumuskan timeline kegiatan pembelajaran. Timeline yang telah dirumusakan untuk siswa kelas satu terdiri atas 4 kompetensi dasar yaitu: Kompetensi Dasar I (KD I) Pemahaman anak tentang jenis-jenis tanaman, Kompetensi Dasar II (KD II) Pemahaman Mengapa tanaman bisa tumbuh?, Kompetensi Dasar III (KD III) Perkecambahan, Kompetensi Dasar IV (KD IV)
Sementari itu, Leni Handayani menyatakan bahwa ada 3 metode pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran Agro Education Metode pertama yaitu pembelajaran dikelas dengan metode presentasi materi, menampilkan video atau poster. Metode kedua adalah praktik dilapangan, diawali dengan menerangkan cara praktik perkecambahan serta memberi tugas untuk mengamati pertumbuhan kecambah selama 1 minggu. Metode ke tiga adalah pemberian tugas menanam dan merawat tanaman dirumah dengan pendampingan dari orang tua. Pembelajaran yang didapat dalam proses pengabdian kepada masyarakat adalah penerapan Program Agro schooling pada Siswa di Yayasan AR-RIDHA. Agro schooling bertujuan untuk mengenalkan dunia pertanian dan lingkungan alam sekitar kepada anakanak khusunya anak-anak sekolah dasar. Agro schooling dikemas dalam bentuk kegiatan yang beda, tidak formal, kratif dan inovatif sehingga siswa bisa bermain sambil belajar. Penerapan agro schooling pertama-tama Siswa diajarkan tentang dunia pertanian melalui video unik pertanian bahkan yang dikemas dalam film kartun. Kemudian diajarkan juga proses menanam tanaman mulai dari awal hingga panen melalui gambar gambar. Kedepannya diharapkan bisa menjalin kerjasama antara Yayasan Ar-Ridha dengan Fakultas Pertanian UMN Al-Washliyah dengan menjadikan Guru dan Siswa di Yayasan Ar-Ridha dapat berkolaborasi dengan Dosen Fakultas Pertanian, untuk mendapatkan pendampingan dalam penyampaian Program Early Agro Education. (Leni Handayani)