Medan, Matawaktu.co id – Dosen Farmasi UMN Al-Washliyah Melaksanakan Pengabdian Masyarakat Kepada Forum Silaturahmi Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) Al-Iman Medan Tembung, 13 November 2022.

PENGABDIAN MASYARAKAT: Dosen Fakultas Farmasi Program Studi Sarjana Farmasi UMN Al-Washliyah, Yayuk Putri Rahayu, S.Si., M.Si. melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan materi Penyuluhan Pemanfaatan Makanan Probiotik Tempe Kedelai Untuk Kesehatan Kepada Kelompok Forum Silaturahmi BKM Kecamatan Medan Tembung
Dosen Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah melaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) kepada Forum Silaturahmi (FOSIL) Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) di Mesjid Al-Iman Jalan Bhayangkara No. 411 Kecamatan Medan Tembung.
Tim PKM Program Studi Sarjana Farmasi UMN Al-Washliyah terdiri dari dosen dan mahasiswa dengan ketua ibu Yayuk Putri Rahayu, S.Si., M.Si., dengan anggota bapak apt. Haris Munandar Nasution, S.Farm., M.Si., ibu apt. Sri Wahyuni, M.Farm., serta mahasiswa Alvin Pratama, Nabila Hasim Hasibuan, dan Siti Fitria Ramadhani.

FOTO BERSAMA: Tim Pengabdian Masyarakat Dosen dan Mahasiswa Program Studi Sarjana Farmasi UMN Al-Washliyah
PKM ini telah dilaksanakan pada pekan lalu pada hari Ahad, 13 November 2022 yang dihadiri oleh peserta Forum Silaturahmi (FOSIL) Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) di Mesjid Al-Iman Kecamatan Medan Tembung, dengan materi “Penyuluhan Pemanfaatan Makanan Probiotik Tempe Kedelai Untuk Kesehatan Kepada Kelompok Forum Silaturahmi BKM Kecamatan Medan Tembung”. Kegiatan ini merupakan kontribusi dosen Farmasi UMN Al-Washliyah dalam mengimplementasikan dan mengembangkan ilmu pengetahuan untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan, kesehatan dan keterampilan kepada masyarakat.

PEMAPARAN: Dosen Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Farmasi UMN Al-Washliyah, Yayuk Putri Rahayu, S.Si., M.Si. memaparkan Pemanfaatan Makanan Probiotik Tempe Kedelai Untuk Kesehatan Kepada Kelompok Forum Silaturahmi BKM Kecamatan Medan Tembung
Melalui PKM ini, ibu Yayuk Putri Rahayu S.Si., M.Si. menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah membuka wawasan dan pengetahuan tentang pentingnya menjaga kesehatan melalui makanan probiotik tempe kedelai dan memperkenalkan berbagai produk olahan dari tempe kedelai kepada peserta FOSIL BKM Mesjid Al-Iman Kecamatan Medan Tembung. Tim pengabdian memberikan penyuluhan pengetahuan dan pelatihan contoh produk olahan tempe yang bervariasi sehingga dapat bernilai jual untuk meningkatkan pengetahuan dan sumber daya masyarakat (SDM). Selain itu ibu Yayuk Putri Rahayu S.Si., M.Si. juga memberikan berbagai contoh produk olahan dari tempe kedelai yang menarik sehingga dapat dijadikan alternatif untuk berwirausaha untuk mendapatkan penghasilan tambahan.
Pada kesempatan ini ibu Yayuk Putri Rahayu S.Si., M.Si. juga menambahkan bahwa makanan yang baik itu adalah makanan yang “Halalan Thayyiban” yaitu makanan yang Halal dan Baik. Maksudnya bukan hanya halal saja tetapi harus baik. Baik dalam hal ini adalah makanan yang Bergizi seperti tempe kedelai.
Pada sesi pemaparan materi, ibu Yayuk Putri Rahayu S.Si., M.Si. menjelaskan bahwa makanan probiotik merupakan makanan yang mengandung bakteri baik yang bagus untuk kesehatan pencernaan dan tubuh. Salah satu makanan probiotik adalah tempe kedelai. Terdapat 15 manfaat makanan tempe bagi kesehatan yaitu: 1. Dapat mengatasi masalah pencernaan, 2. Mencegah kelahiran prematur & preeklamsia, 3. Mencegah stress, 4. Menurunkan resiko osteoporosis, 5. Menurunkan berat badan, 6. Sebagai antibody tubuh, 7. Menurunkan kadar kolesterol, 8. Mencegah anemia, 9. Sumber protein, 10. Melawan radikal bebas, 11. Mencegah kanker, 12. Mengurangi resiko penyakit Parkinson, 13. Mencegah asma, 14. Meningkatkan kecerdasan bayi, dan 15. Dapat menurunkan resiko penyakit kardiovaskular.
Selanjutnya ibu Yayuk Putri Rahayu S.Si., M.Si. memberikan berbagai contoh produk olahan tempe yang diperkenalkan kepada peserta FOSIL BKM Mesjid Al-Iman Kecamatan Medan Tembung yaitu: 1. Jus tempe-kurma, 2. Nugget tempe, 3. Bakwan tempe, 4. Keripik tempe, 5. Egg roll tempe, 6. Bakso tempe, dan 7. Sate tempe. Semua pembuatan produk olahan makanan ini dibuat dengan menggunakan bahan dasar tempe kedelai.
Manfaat yang diperoleh dari penyuluhan pengabdian ini adalah: 1. Meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan melalui makanan sehat tempe kedelai, 2. Meningkatkan kesehatan masyarakat, 3. Meningkatkan ide, keterampilan, dan minat berwirausaha pada masyarakat dengan membuat berbagai contoh produk olahan dari tempe kedelai, dan terakhir 4. Meningkatkan kearifan lokal makanan khas Indonesia “Tempe Kedelai” yang saat ini sudah dikenal di mancanegara.
Kedepannya ibu Yayuk Putri Rahayu S.Si., M.Si. berharap bisa menjalin kerjasama antara FOSIL BKM Mesjid Al-Iman Kecamatan Medan Tembung dengan Fakultas Farmasi UMN Al-Washliyah untuk menjadikan para peserta dapat berkolaborasi dengan dosen dan mahasiswa Fakultas Farmasi agar dapat memproduksi aneka produk olahan dari tempe kedelai yang memiliki nilai jual ekonomi sehingga dapat dijadikan wirausaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain itu diharapkan bisa menjangkau pasar hingga ke luar negeri, dimana tempe sudah dikenal oleh masyarakat Jepang, Eropa, Belgia, Jerman, dan Amerika Serikat, serta di beberapa negara seperti Selandia Baru, India, Kanada Autralia, Meksiko, dan Afrika Selatan dengan nilai jual yang cukup mahal harganya di sana.

FOTO BERSAMA: Tim Pengabdian Masyarakat Dosen UMN Al-Washliyah bersama pengurus Fosil Kecamatan Medan Tembung dan pengurus BKM Al-Iman Kec. Medan Tembung. Tim Pengabdian Masyarakat UMN Al-Washliyah terdiri dari ibu Yayuk Putri Rahayu, S.Si., M.Si., ibu Rosmawati Harahap, M.Pd., Ph.D., ibu Prof. Dr. Risnawati, M.Hum., ibu Dr. Yulia Arfanti, M.Hum., ibu apt. Dra. D. Elysa Putri Mambang, M.Si., bapak Dr. (C) Burhanuddin Butar butar, SM., SE., S.Pd., ME, dan bapak Dr. Alistraja Dison Silalahi, SE., M.Si.
Dalam acara pelaksanaan Pengabdian Masyarakat ini dihadiri oleh Pengurus Forum Silaturahmi BKM Kecamatan Medan Tembung Bapak Dedy Sumarno, Ketua BKM Al-Iman Bapak H. Abd. Hakim Siregar, M.Hum., tim pengajian ibu-ibu masjid Al-Iman, mahasiswa dari Fakultas Farmasi, Ekonomi dan masyarakat di sekitar masjid. Dalam sambutan Ketua FOSIL Kecamatan Medan Tembung menyambut sangat baik pelaksanaan pengabdian ini khususnya bidang kesehatan tentang pemanfaatan makanan tempe kedelai yang sudah dikenal oleh masyarakat luas untuk meningkatkan pengetahuan, kesehatan, dan jiwa wirausaha masyarakat di kecamatan Medan Tembung. Ketua FOSIL berharap agar dapat dilaksanakan pengabdian masyarakat lagi di tempat ini pada periode-periode selanjutnya.
Sebagai penutup, ketua pelaksana pengabdian ibu Yayuk Putri Rahayu, S.Si., M.Si. dan tim pengabdian mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu sehingga acara pengabdian masyarakat berjalan dengan lancar. Ucapan terima kasih khusus kepada Bapak Ketua BKM Masjid Al-Iman, Bapak Ketua FOSIL BKM Kecamatan Medan Tembung atas dukungan moral dan spiritual sehingga acara pengabdian ini dapat terselenggara, dan semoga dapat berkelanjutan ke depannya. (Yayuk Putri Rahayu, Haris Munandar Nasution, Sri Wahyuni, Alvin Pratama, Nabila Hasim Hasibuan, dan Siti Fitria Ramadhani)

