Medan, Matawaktu.co.id – Kemandirian dapat ditunjukkan dengan adanya kepercayaan akan sebuah kemampuan diri dalam menyelesaikan masalah tanpa bantuan dari orang lain. Individu yang mandiri sebagai individu yang dapat menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapinya, mampu mengambil keputusan sendiri, mempunyai inisiatif dan kreatif, tanpa mengabaikan lingkungan disekitarnya. Senada dengan hal itu kemandirian ekonomi masjid sebagai sebuah kemampuan dari dalam masjid baik itu pengurus maupun jamaah untuk menyelesaikan masalah masalah yang dihadapi, memberdayakan  ekonomi   dalam   mengelola   potensi ekonomi   serta   mengidentifikasikan   kontribusi masjid terhadap kesejahteraan masyarakat di lingkungan masjid. Melalui pengembangan bisnis kuliner berbasis masjid, pengembangan koperasi berbasis masjid, BMT, bank masjid. Kemandirian pendanaan diperoleh dari jamaah ataupun masyrakat di sekitar masjid melalui bentuk gotong royong seperti Peer to Peer Lending Syariah dan Crowd Funding Berbasis Syariah.

Menyahuti hal tersebut diatas dalam upaya meningkatkan dan mencari serta mengidentifikasi upaya pengembangan kemandirian ekonomi masjid untuk itu kami tim dosen dari lintas perguruan tinggi yang  pada Minggu 13 November 2022 melaksanakan pengabdian masyarakat melalui bentuk penyuluhan dan diskusi kemandirian ekonomi masjid melalaui pendanaan Peer to Peer Lending Syariah dan Crowd Funding Berbasis Syariah. pada Forum Silaturahmi (Fosil) Badan Kemakmuran Mesjid Kecamatan Medan Tembung. Fosil merupakan organisasi sosial yang bergerak dalam wadah silaturahmi antar BKM yang ada di kecamatan Medan Tembung, yang beralamat di jalan Bayangkara No. 411 Kelurahan Indra Kasih Medan tembung, tepatnya berada di Masjid Al Imam Indra kasih.

Dalam acara pelaksanaan pengabdian masyarakat dihadiri oleh Pengurus Forum Silaturahmi BKM Kecamatan Medan Tembung Bapak Dedy Sumarno, Ketua BKM Al Iman Bapak H. Abd. Hakim Siregar, M.Hum, tim pengajian ibu- ibu masjid Al Iman, mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan masyarakat di sekitar masjid. Dalam sambutan Ketua Fosil Kecamatan Medan Tembung menyambut sangat baik pelaksanaan pengabdian ini khususnya penggalian potensi kemandirian ekonomi jamaah di masjid. Hal senada juga disampaikan oleh Bapak Abdul Hakim Siregar selaku ketua BKM Al Iman agar pelaksanaan pengabdian ini berkelanjutan sehingga memberikan kebermanfaatan bagi masjid dan masyarakat terutama pembekalan keilmuan dan edukasi produk-produk investasi berbasis syariah. Dalam akhir sambutan beliau berharap agar pengurus BKM Al Iman dan pengurus Fosil diberikan pengetahuan dan pelatihan model investasi berbasis syariah tersebut termasuk tatacara untuk membuka maupun manajemen pengelolaannya, apalagi dengan kondisi saat ini, gotong royong adalah solusi yang tepat dalam pembiayaan.. Sebagai Ketua pelaksana pengabdian Bapak Mohd. Idris Dalimunthe dari FEB Universitas Medan Area, didampingi Alistraja Dison Silalahi dari FE UMN Al Washliyah, Hendra Harmain dan Nurlela  dari FEBI UINSU dan Ramzijah dari FE Universitas Jabal Ghafur Sigli. mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu sehingga acara pengabdian masyarakat berjalan dengan lancar. Ucapan terimakasih khusus kepada Bapak Ketua BKM Masjid Al Iman, Bapak Ketua Fosil BKM Kecamatan Medan Tembung atas dukungan moral dan sritual sehingga acara pengabdian ini dapat terselenggara.

Dosen Lintas Perguruan Tinggi Melaksanakan Pengabdian Masyarakat Pada Forum Silaturahmi Badan Kenaziran Masjid Kecamatan Medan Tembung

Oleh:

Mohd. Idris Dalimunthe (FEB Universitas Medan Area)

Alistraja Dison Silalahi (FE UMN Al Washliyah)

Hendra Harmain (FEBI UINSU)

Nurlaila (FEBI UINSU)

Ramzijah (FE Universitas Jabal Ghafur Sigli)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *