Medan, Matawaktu.co.id – Berbagi dan peduli dalam bentuk bakti sosial sebagai implementasi dari pengabdian kepada masyarakat yang dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat adalah sebagai sebuah tanggungjawab kita semua, tidak selalu hanya dosen dan mahasiswa namun dalam hal ini perlu kesadaran kita untuk berbagi untuk membantu makhluk sosial menuntut kita untuk bersikap peduli terhadap segala penderitaan, kekurangan dan keterbatasan yang dirasakan sesama.
Begitu halnya dengan anak anak di Panti Asuhan mereka sangat membutuhkan kasih sayang, mereka tidak memiliki keluarga yang lengkap. Satu sisi mereka mengharapkan memiliki keluarga yang lengkap namun Allah SWT memberi jalan berbeda, ada beberapa orang dari saudara/ saudari kita yang mau tidak mau harus menjalankan kehidupannya tanpa keluarganya baik itu karena orang tuanya sudah meninggal dunia ataupun tidak memiliki keluarga lagi. Anak anak di Panti Asuhan sangat membutuhkan perhatian kita.
Menyahuti hal tersebut dalam rangka berbagi dan meningkatkan rasa kepedulian sosial, Lembaga Pengabdian & Inovasi Masyarakat (LPIM) UMN Al Washliyah, berkolaborasi dengan UITM Melaka, International Association of Economics & Business (IAEB) Indonesia, Ikatan Guru dan Dosen Al Washliyah Sumatera Utara, UINSU, Universitas Medan Area, UMSU dan beberapa Perguruan Tinggi di Sumatera Utara melaksanakan pengabdian pada masyarakat di Panti Asuhan Al Washliyah, jalan Ismailiyah No. 82 Medan pada Selasa tanggal 2 Januari 2024.

Gambar. 1. Penyerahan cendramata kepada anak Panti Asuhan Al Washliyah
Kegitan ini dihadari oleh Prof. Madya Dr Hamidah binti Hj Bani dari UITM Melaka beserta robongan dosen dan mahasiswa yang berjumlah 19 orang, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UINSU Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, MA, Ketua Wilayah Ikatan Guru dan Dosen Al Washliyah Drs. H. Ahmad Yani, Ketua LPIM UMN Al Washliyah sekaligus Secretary General IAEB Indonesia, dosen dan mahasiswa dari UINSU, UMA, UMSU, UISU, UMN Al Washliyah, Politeknik Ganesha, Universitas Deli Sumatera serta pengurus dan anak anak Panti Asuhan Al Washliyah.
Dalam sambutannya Prof. Madya Dr Hamidah binti Hj Bani menyampaikan bahwa berbagi dan merasakan bagaimana keadaan anak anak di Panti Asuhan sangat membutuhkan perhatian dan kasih sayang hal ini lah yang memdorong Dosen dan Mahasiswa dari UITM Melaka berkunjung ke Panti Asuhan Al Washliyah dalam pengabdian masyarakat dalam bentuk bakti sosial bersama rekan rekan dosen dan mahasiswa yang ada di Medan. Hal senada disampaikan oleh Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, bahwa pengabdian masyarakat internasional di Panti Asuhan Al Washliyah sangat tepat hal ini menjadi pendorong kepada mahasiswa dalam menumbuhkan rasa sosial dan cinta terhadap sesama, tidak ada salahnya memberikan mereka kebahagiaan bakti sosial berbagi kebahagian khususnya anak anak panti asuhan. Drs H Ahmad Yani dalam sambutannya menyatakan bahwa berdirinya Panti Asuhan Al Washliyah sejalan dengan berdirinya organisasi Al Jam’iyatul Washliyah. Sebagai lembaga sosial profesional dan amanah kebanggaan umat dalam mewujudkan anak asuh sebagai sumber daya manusia yang bertaqwa, berprestasi, berakhlakul karimah, terampil dan mandiri panti asuhan ini sangat membutuhkan dana dan uluran tangan dari kita semua.
Permainan game dan kuis yang dilaksanakan oleh mahasiswa dari UITM Melaka dalam penyerahan cendrahati kepada anak anak panti yang hadir, Prof. Madya Dr Hamidah binti Hj Bani dan rombongan memberikan bantuan kepada pengurus Panti Asuhan Al Washliyah, diikuti rombongan dari dosen dan mahasiwa Universitas Islan Negeri Sumatera Utara beserta berbagai dosen dan mahasiswa dari perguruan tinggi lain.
Bapak Fadli, selaku mewakili pengurus Panti Asuhan Al Washliyah mengucapkan terimakasih sebesar besarnya kepada rombongan dosen dan mahasiswa UITM Melaka, Bapak Dekan FEBI UINSU, Ketua IGDA Sumatera Utara, Ketua LPIM UMN Al Washliyah, Pengurus IAEB, bapak ibu dosen dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang telah meberikan bantuan dan mau berbagi dengan anak anak di panti asuhan, harapannnya acara seperti tetap berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian bapak ibu dosen dan mahasiswa terhadap kehidupan di panti asuhan dan harapan berbagai bantuan dan tali asih masih sangat dibutuhkan.
Selain kegiatan diatas, dengan model pendidikan masyarakat dilakukan presentasi dosen terkait manajemen keuangan, administrasi dan pengelolaan panti asuhan. Adapun dosen yang menyampaikan paparannya sebagai berikut: yakni (1) Cita Ayni Putri Silalahi dengan judul “Laporan Keuangan Organisasi Nirlaba di Panti Asuhan Al Washliyah”. (2) Halimatul Maryani dengan judul “Pentingnya Keabsahan Panti Asuhan Terkait Perwalian Bagi Anak”. (3) Alistraja Dison Silalahi dengan judul “Build Trust With Donors Through Financial Transparency”. (4) Debbi Chyntia Ovami dengan judul “Pengelolaan Keuangan Sederhana Panti Asuhan”.

Gambar. 2. Tim Pemateri dan Perwakilan Dosen Dalam Acara Pengabdian Masyarakat
Dalam pelaksanaan pengabdian ini melibatkan mahasiswa yakni mahasiswa dari berbagai program studi, yang mana diharapkan potensi yang dimiliki mahasiswa dapat ditularkan kepada para anggota di mitra pengabdian, adapun potensi mahasiswa yang telah dibimbing dan dilatih oleh dosen di kampus dapat mengimplemntasikan kemampuan dalam memahami legal pendirian, menyusun laporan keuangan organisasi nirlaba yakni panti asuhan. Potensi rekognisi mahasiswa dalam sks sebagaimana program merdeka belajar kampus merdeka dalam bentuk keikutsertaan dan penyusunan jurnal laporan kegiatan pengandian masyarakat.(Zulkifli)









